Perguruan tinggi di Indonesia telah banyak yang melakukan proses pembelajaran secara daring (e-learning), sesuai dengan era disrupsi inovasi sekarang ini. Perguruan tinggi ditargetkan untuk melakukan pembelajaran sesuai dengan perkembangan teknologi dan selalu meningkatkan kualifikasi dan kemampuan para dosen dalam pengembangan pembelajaran berbasis teknologi informasi.

Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi telah mewadahi pengembangan proses pembelajaran secara daring (e-learning) melalui SPADA (Sistem Pembelajaran Daring).
Mahasiswa yang dihadapi dosen saat ini adalah mahasiswa generasi milenial dan generasi Z, oleh karena itu dosen harus meningkatkan kompetensi keilmuan serta melakukan inovasi metode pembelajaran.

Dalam upaya pengembangan media pembelajaran, Universitas Tidar (UNTIDAR) melalui UPT TIK mengembangkan sistem pembelajaran daring (e-learning) dengan nama e-learning UNTIDAR (ELITA). Mulai tahun akademik 2019/2020 telah diterapkan dalam pelaksanaan perkuliahan di UNTIDAR.

Untuk meningkatkan penggunaan ELITA, pada tanggal 31 Oktober 2019 dilaksanakan studi penggunaan e-learning di Universitas Jember (UNEJ). Kehadiran Tim UPT TIK UNTIDAR, disambut oleh Kepala UPT TIK UNEJ Bapak Drs. Sudarko, Ph.D. beserta Tim UPT TIK. Diskusi dilaksanakan untuk mengetahui pengalaman UPT TIK UNEJ dalam mengembangkan dan melaksanakan e-learning dalam proses pembelajaran.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here